Menurut bahasanya musyrik berasal dari akar kata syarika artimya mensyarikatkan atau menyekutukan. Kata bendanya syirik. Adapun menurut istilah agama islam syirik adalah menyekutukan tuhan, atau percaya bahwa Allah itu tidak mempunyai sekutu. Baik sebagai pencipta alam semesta ini, maupma sebagai Tuhan yang harus disembah. Dengan demikian menyembah dan berdoa kepada selase Allah, termasuk juga syirik. Begitu pul pemertuhan hawa nafsunya, sehingga selase patuh kepadanya. Termasuk syirik juga mendewa dewa kan kepada sesama manusia.
Syirik adalah bertolak belakang dengan ajaran tauhid,yang menjadi intisarinya agama islam. Sebab itu setiap muslim harus menjauhkan diri dari syirik dan segala bentuknya. Syirik juga berarti menghina kepada Allah, tuhan yang maha esa, yang hanya kepada-Nya saja manusia menyembah,mengabdi serta berdoa. Bukan kepada selain Allah, karena selain Allah itu hanyalah makhluk-Nya belaka. Itulah sebabnya syirik adalah dosa besar bahkan tak terampun. Naudzubillah.
Firman Allah.
Artinya : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah melakukan dosa yang besar" (QS. An - Nisaa' : 48).
Syirik ada dua macam yaitu syirik besar (syirik akbar atau syirik jaily) dan syirik kecil atau syisyi yang tersembunyi (syirik ashghar atau khafy). Sekalipun dosanya tidak sebesar syirik besar, namun harus tetap dijauhi agar iman kita tetap terpelihara, kuat, kebal.
Adapun syirik kecil iti ialah Riya'. Menurut bahasanya riya' dari akar kata "raa" artinya melihat. Kata bendanya riya'. Dalam agama Islam Riya' adalah menonjolkan amal yang dilakukan agar dilihat orang lain. Tujuannya agar dipuji orang atau dengan maksud maksud tertentu. Dan semata mata tidak ikhlas dalam melakukan ibadah atau kebaikan. Riya' dilarang dalam agama Islam.
Sabda Nabi yang artinya : "satu hal yang paling aku takutkan ialah kalau kamu terkena syirik kecil. Para sahabat bertanya: apakah syirik kecil itu ya Rasulullah? Beliau menjawab: yaitu Riya'. Apabila seseorang pada hari kiamat meminta balasan (pahala) dari amal yang dikerjakannya,maka Allah berfirman kepadanya: "pergilah kamu kepada orang-orang, kepada siapa kamu menyangkutkan amal riya' di dunia itu. Nanti akan kamu saksikan sendiri apakah kamu jumpai pada sesuatu balasan yang kamu terima".(HR. Ahmad)
Semoga kita di jauhkan dari perbuatan syirik ataupun riya'. Dan semoga Allah selalu menunjukan kita ke jalan yang benar dan selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin aamiin aamiin.

Comments
Post a Comment